Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

s4hLan 4LFaRizY

Homeblog BaRuNyA IwAn AlFaRizY GeToOOooo LoHHHH

TEntAN9 dIRIkUhhh...
Nov 3, 2008
hEY, kEnAliN NaMa Gw SaHLaN alFArizY, yaElaGh.... Itu NaMa PeNa (YanG Di AmBiL dR NaMa BoKaP Gw, HeHeYyy, NuMpAnG TeRkeNaL NiH BoKaP),
.
Photo Albumpoto poto poto poto poto poto

kempiiiing
8 Photos, 1 comment

hasil todongan
2 Photos, 1 comment

buat pohon ajaib
1 Photo

murid gue
11 Photos, 1 comment

kempiiiiing 2
4 Photos, 1 comment

para pembaca novel gue nih (lebay dikit)
11 Photos, 2 comments

nasiiiiib
1 Photo

sok cool banget sih loe
3 Photos, 1 comment

muriiid
8 Photos, 1 comment

   View All
.
NoteGuestbook
   
hujanhijau83 wrote on Aug 28, '09
aslm. pak iwan ... po kbr .. ?
hubbusaalam wrote on May 23, '09
gubraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaakk tebak siap aq? pastinya bukan si lando balado si buto ijo
kianinara wrote on May 20, '09
ceileh...mo s2 loe pak??????????????????????????urusin flpsumsel dulu noh.....
adyazzumar wrote on May 16, '09
mang...mang.... apa kabara???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????/ ah capek. eh, gimana S2. cepetan... kita barerng s2 di palembang. bang...bang.... gue lagi cari lowongan, kalo di bandung ada, gue mau merantau sana.
kianinara wrote on May 15, '09, edited on May 15, '09
ha...ha...katanya wong narsis, tapi foto diri gak ada.Sok misterius loh!
langitlazuardi wrote on Apr 28, '09
woyyyyyyyyyyyyyy
langitlazuardi wrote on Apr 28, '09
woy gue pny mp baruuuuuuuuuuuuu
adyazzumar wrote on Apr 25, '09
Pada Sepucuk Surat
By; Ady_Az_zumar

Tanpa akad
aku mengusung, membangun Istana Tanpa Taman
menatap sejuta kisah menanti pada pijar Istana kita, yang tersodor pada lembar kertas, yang telah lama termakan rayap.
Kini, seolah sepi Istana yang ku singgahi tanpa penghuni
kita hanya bertiga, bukan tuan rumah, tapi warisan yang tersurat tanpa akad.
Tapi, apakah cukup hanya tiga penggawa saja
untuk menata Istana yang kian hari kian meruntuh?

Aku pasir…
Engkau kerikil, dan
Dia air.

Apakah cukup menguatkan tiang pada delapan penyanggah tanpa semen dan koral untuk beridiri kokoh?

Katamu “izinkan aku pergi sejenak, meninggalkan segala perih, penat, tanpa skenario yang tak mampu ku genggam.”
Wajar saja kau bergumam, karena ini bukan dunia gurau
terlalu mustahil untuk kita menggenggam delapan penyanggah.

Hari ini, pada setengah abad yang tak faham jua kupelajari
dimana 12 kunci yang dulu menyatu pada hiasan pintu sebagai titik temu?

Kepada Pengurus FLP SUMSEL
Sungai Musi, 26 April 2009
07;42;08
sahlanalfarizy wrote on Apr 20, '09
heyyyyy
....
....
.